Walaupun istilahnya berbeda, yang nama ujian ya ujian, ada nilainya, ada yang lulus dan mungkin ada yang tidak lulus. Jika tidak lulus tentu harus mengulangi di kelas yang sama untuk selanjutnya mengikuti ujian lagi pada tahun berikutnya. Ini berarti menyia-nyiakan waktu setahun. Oleh karena itu waktu yang tersedia sebelum ujian tiba haruslah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Setiap pelajar harus berada pada kondisi siap tempur dan tidak boleh terjun bebas (belajar asal-asalan atau tanpa belajar) dalam melaksanakan UAN tersebut.
Tips belajar agar lulus UAN dengan nilai bagus saya buat dalam bentuk poin-point agar mudah diikuti dan diaplikasikan.

I. The DO ( yang harus dilaksanakan)

A. Saat belajar sebelum UAN.
1. Meluruskan niat, belajar untuk ibadah. Dengan niat yang lurus ini Insya Allah hasilnya akan barokah dan para pelajar dapat mengikuti ujian dengan baik, jujur, semangat dan sungguh-sungguh.
2. Berdoa sebelum mulai belajar. Berdoa ini sangat penting agar para pelajar diberi kejernihan dalam berpikir, diberi bimbingan, petunjuk dan kekuatan lahir batin dalam menghadapi ujian oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
3. Siapkan buku referensi, catatan yang memang akan dipakai untuk belajar. Singkirkan buku, majalah, koran,komik,novel dan benda-benda yang tidak perlu yang bisa mengganggu konsentrasi belajar.
4. Buat catatan hal-hal yang penting, rumus-rumus, pattern, dengan tulisan agak besar hurufnya dan tempelkan di tembok ruangan belajar, di ruang duduk, di kamar tidur dan dimana saja pelajar sering berada. Dengan cara itu, sambil persiapan tidur bisa melirik rumus sebentar sampai mata terpejam.
5. Materi-materi yang penting beri tanda dengan stabilo agar mudah diketemukan.
6. Pelajaran yang harus dihafal ya harus dihafalkan, sedangkan pelajaran yang berbentuk pemecahan persoalan harus dilatihkan (matematika, misalnya)
7. Beli/pinjam buku-buku latihan ujian yang saat ini bertaburan di toko buku. Kerjakan persoalan yang ada dalam buku tersebut agar mengenal medan persoalan.
8. Bimbingan belajar sifatnya hanya untuk mematangkan/ menghaluskan, sedangkan yang menjadi bekal dasar adalah ilmu yang sudah diberikan oleh para guru di sekolah.
9. Jika dalam bimbingan belajar oleh pihak ketiga ada cara baru yang lebih mudah dan lebih cepat untuk menjawab persoalan maka adakan uji coba terlebih dulu. Jika hasil metode baru dari pihak ketiga memang sama dengan yang diajarkan di sekolah bisa saja cara baru itu dimanfaatkan.

B. Saat Ujian.

1. Sebelum tidur siapkan pakaian dan alat perlengkapan untuk ujian : pensil, penghapus, tanda peserta ujian ( jika ada) dan lain-lainnya) agar pada pagi harinya tidak disibukkan mencari alat tersebut kesana-kemari.
2. Segera tidur setelah belajar selesai agar besok hari dapat bangun pagi-pagi.
3. Berdoalah sebelum memejamkan mata, memohon bimbingan dan petunjuk untuk menghadapi ujian.
4. Pada pagi hari sarapanlah seperti biasa agar tidak lapar pada saat ujian berlangsung. Hindari makanan yang terlalu pedas agar tak mengalami gangguan ( mulas, mencret,dll)
5. Mintalah restu kepada orangtua sebelum berangkat ke sekolah.
6. Berangkatlah ke sekolah agak dini agar tidak tergesa-gesa, waspadai kemacetan lalu lintas dan keadaan tak terduga lainnya.
7. Setibanya di sekolah masuklah ke ruangan dan cari tempat duduk yang sudah ditentukan. Letakkan alat perlengkapan dengan rapi di meja, kecuali ada ketentuan lain dari panitia ujian.
8. Pada saat ujian dimulai, berdoalah lagi.
9. Tulis nama dan nomer ujian dengan benar ( jika ada ketentuan seperti itu)
10. Baca persoalan dengan teliti.
11. Kerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu, jangan terjebak dan terhenti pada satu soal yang sulit. Lewati soal yang sulit dan kerjakan setelah soal-soal yang mudah diselesaikan.
12. Jika semua soal sudah selesai dikerjakan, adakan pengecekan ulang sampai waktu ujian habis.

II. The DON’T ( Larangan)

A. Menjelang Ujian.

1. Pada malam hari menjelang ujian jangan tidur terlalu larut yang bisa mengakibatkan mata mengantuk di pagi hari sehingga mengganggu konsentrasi.
2. Hindari melakukan kegiatan yang tidak perlu yang dapat mengganggu konsentrasi belajar misalnya main games, chatting, dan lain sebagainya. Manfaatkan waktu yang tersedia untuk belajar, belajar dan belajar.
3. Membuat catatan untuk dibawa ke ruang ujian sebagai bahan contekan. Para pelajar pasti sudah mengetahui bahayanya jika ketahuan mencontek,bukan.
4. Berusaha mencari bocoran soal ujian. Tindakan ini selain berbahaya juga sangat tidak bermoral dan tak bermartabat.
5. Belajar asal-asalan, tidak serius dan atau menganggap enteng ujian.

B. Saat Ujian.

1. Memakai joki.
2. Menyontek, baik menyontek dari catatan/buku sendiri atau menyontek dari pekerjaan teman atau dari sms yang masuk di hape.
3. Menyuap pihak lain agar mendapatkan nilai bagus dan lulus UAN.

Ketiga perbuatan diatas sangat tidak bermartabat dan mencederai kehormatan.
Tips Belajar Agar Lulus UAN Dengan Nilai Bagus ini dibuat secara umum dan garis besar. Hal-hal yang bersifat tehnis tentu sudah diberikan oleh para guru.

sumber : http://abdulcholik.com/2012/03/20/tips-belajar-agar-lulus-uan-dengan-nilai-bagus/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s